Yayasan Chairunnissa adalah sebuah yayasan yang bergerak dalam kemanusiaan, dimana dalam yayasan tersebut menampung anak-anak yang terlantar (tidak mampu) serta lanjut usia jompo). Pemilik yayasan itu adalah ibu Lies Haryoso – Ibunda Iwan Fals.
Bagi Falsmania atau masyarakat umumnya yang ingin berpartisipasi dalam kemanusiaan bisa juga mentransfer uang melalui rekening milik Yayasan Khairunnisa dengan nomor :
1240004820727 atas nama Chairun nissa
Bank Mandiri Tebet – Supomo
Dan jika ingin sowan atau berkunjung silaturahmi ke yayasan tersebut silakan hubungi alamat :
Jl. Barkah no. 45, (dulu Kampung Bali Matraman )
Tebet - Jakarta Selatan
Dekat dengan pondok pesantren As Syafi'iyah (Hj. Tuti Alawiyah AS/ H. Abdul Rosyid AS).
Sedikit cerita dari Ibu Lies :
Ibu Lies Haryoso bercerita, kedekatannya dengan kalangan tak mampu bukan baru satu-dua tahun ini. Sejak dia menikah dan anak-anaknya masih kecil, dia sudah mengangkat beberapa anak yatim piatu.
"Anak-anak itu hidup bersama, seolah-olah kami memang sebuah keluarga besar dengan banyak anak," kata Ibu Lies yang tak pernah mengenal sosok ayah, namun dibesarkan dengan perhatian dan kasih sayang dari saudara sampai tetangga-tetangganya itu.
Pengalaman masa kecil begitu membekas dalam dirinya. Ibu Lies pun merasa bahwa anak-anak lain pasti punya keinginan yang sama dengan dirinya dulu, yakni diperhatikan dan dicintai "orangtua". Ibu yang melahirkan sembilan anak kandung, dan kini tinggal empat anak yang hidup itu sebenarnya tak perlu bersusah payah lagi, sebab keempat anaknya relatif sudah mapan.
Namun, Ibu Lies-yang salah satu anaknya adalah penyanyi Iwan Fals-justru merasa tidak kerasan bila harus meninggalkan anak-anaknya di rumah, saat dia sesekali menginap di rumah anak kandungnya. Dia justru merasa kangen pada anak-anak yang tinggal bersamanya di Jalan Barkah, Jakarta Selatan.
"Semua anak kandung saya mengajak saya tinggal bersama mereka. Tetapi saya tidak betah. Bukan apa-apa, saya selalu terpikir bagaimana dengan anak-anak di rumah, sudah makan apa belum? Tidurnya gimana? Belajarnya gimana?" kata nenek tujuh cucu ini.
Ibu Lies menambahkan, banyak hal "ajaib" terjadi saat dia berada di puncak "kepusingan" memenuhi kebutuhan anak-anak. Misalnya, awal Juni lalu dia membutuhkan banyak uang untuk membayar biaya ujian, uang pangkal, dan uang sekolah dua bulan.
"Tiba-tiba pukul 23.00 ada telepon dari menantu saya. Dia bilang, Ma mau tidak terima uang takziah. Lha ya mau, wong saya butuh. Ternyata saya mendapat Rp 30 juta, sampai menangis saya waktu menerima uang itu," kata Ibu Lies yang mengaku sejak krisis moneter jumlah donatur tinggal 30 persen saja...
Ibu Lies misalnya, senang kalau bisa mengajak anak-anak telantar yang diasuhnya pergi piknik atau berjalan-jalan ke berbagai tempat. Dia punya sebuah bus berkapasitas 25 orang yang dibelikan Iwan Fals, saat mendapat rezeki dari salah satu album rekamannya.
"Karena daya muat busnya terbatas, kalau pergi saya bikin bergiliran. Misalnya, minggu ini saya pergi dengan anak-anak perempuan, maka minggu depan saya pergi dengan anak laki-laki. Kalau melihat bahagianya mereka, wah hati saya rasanya lebih senang lagi," kata Ibu Lies yang mendirikan Yayasan Hairun Nissa.
Semoga bisa menjadi penggugah untuk kita semua …
Ada benarnya nasehat orang-orang suci
Memberi….. itu terangkan hati
Seperti Matahari
Yang Menyinari bumi.....