♫Kalau kau Datang - Hatiku Senang - berbunga bunga...♫

Blog EntryKelembutan hati RasulullahDec 10, '07 8:20 AM
for everyone

Di sebuah sudut Kota Madinah, selalu mangkal seorang pengemis Yahudi buta. Setiap orang yang mendekati, ia selalu berkata, ''Wahai Saudaraku, jangan engkau dekati Muhammad yang mengaku sebagai Rasul itu. Dia gila, pembohong, dan tukang sihir. Jika kamu mendekatinya, dia akan mempengaruhimu.''

Walau sebegitu busuk hati dan perbuatan pengemis itu, setiap pagi Rasulullah selalu membawakan makanan untuknya. Tanpa berkata, beliau menyuapi pengemis itu. Rasulullah melakukan hal ini hingga wafat.

 

 

Ketika Abu Bakar berkunjung ke rumah Aisyah, beliau bertanya, ''Wahai anakku, adakah sunah Rasulullah yang belum aku kerjakan?''

Aisyah menjawab, ''Wahai ayah, engkau ahli sunah, hampir tidak ada sunah yang belum Ayah lakukan, kecuali setiap pagi Rasulullah pergi ke ujung pasar dengan membawa makanan untuk seorang pengemis Yahudi buta yang berada di sana.''

Keesokan harinya Abu Bakar pergi ke sudut pasar dengan membawa makanan. Abu Bakar memberikan makanan kepada sang pengemis. Ketika mulai menyuapi, pengemis marah sambil berteriak, ''Siapa kamu?''
Abu Bakar menjawab, ''Aku orang yang biasa.''

Pengemis membantah, ''Engkau bukan orang yang biasa datang. Apabila orang itu datang, tanganku tidak akan susah memegang dan mulutku tidak akan susah mengunyah. Orang itu selalu menghaluskan makanan terlebih dahulu sebelum menyuapkannya kepadaku.''

Abu Bakar tidak dapat menahan air matanya. Ia menangis sambil berkata jujur, ''Aku memang bukan orang yang biasa datang padamu. Aku sahabatnya. Orang mulia itu telah tiada. Ia adalah Muhammad Rasulullah SAW.''

Setelah pengemis Yahudi itu mendengar cerita Abu Bakar, ia menangis dan berkata, ''Benarkah demikian? Selama ini aku selalu menghinanya, memfitnahnya, tapi ia tidak pernah memarahiku sedikit pun. Ia mendatangiku dengan membawa makanan setiap pagi. Ia begitu mulia.''
Pengemis Yahudi buta tersebut akhirnya masuk Islam dan bersyahadat di hadapan Abu Bakar.

Subhanallah...

 

dari berbagai sumber

 


thojieb wrote on Dec 10, '07
Subhanallah.... Itulah sifat Rasulullah : MELUPAKAN KESALAHAN ORANG LAIN PADANYA DAN MELUPAKAN KEBAIKAN YANG IA BERIKAN PADA ORANG LAIN. Salaam.
jumatmalam wrote on Dec 11, '07
Semoga kita dapat menirunya.... :-)
sangwaktu wrote on Dec 12, '07
begitulah Beliau yang sudah 'pupus', tiada lagi ego diri.
yang ada hanya cinta kasih.
anda dapat menirunya dengan mengawasi ego diri ini dari saat ke saat.
jangan tebarkan kebencian kepada apapun.
cintailah musuh-musuhmu.
tebarkan cinta kasih.
jumatmalam wrote on Dec 12, '07
Betul sobat, terima kasih :-)
ohshinta wrote on Apr 2
Subhanallah... Sudah difitnah tapi malah menyuapinya setiap pagi...
demsad wrote on Apr 2
Saya kalau baca atau dengar cerita ini.. Subhanallah begitu mulianya beliau.
jumatmalam wrote on Apr 3
Subhanallah... Sudah difitnah tapi malah menyuapinya setiap pagi...
Memang sungguh sabar dan mulianya hati Rasulullah SAW....
jumatmalam wrote on Apr 3
demsad said
Saya kalau baca atau dengar cerita ini.. Subhanallah begitu mulianya beliau.
Betul mas..., maka wajar jika Allah mengajak manusia agar mencontoh beliau.. Subhanallah....
Add a Comment
   
© 2008 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corp Info · Contact Us · Help

Template design - Copyright © 2005 Sam Royama All rights reserved.